Kamis, Juni 18, 2009

WIN BOROS SEKALI

Tanya :

Saya punya masalah dengan Honda Win 1991. Bensin 1 liter terpakai 10 km. Coba mengganti isi karburator, tenaganya drop dan cuk harus ditarik. Padahal posisi jarum skep pada klip paling bawah. Tak lama ganti karbu baru, hasilnya sama walau cuk tidak dinaikkan.
Kondisi sekarang, piston oversize 50, busi dan CDI baru serta aki bagus. Nah, gimana agar Win bisa irit lagi?

Jawab :


Mestinya motor sampeyan, meminum, 1 liter untuk menembus 50-60 km. Penyebabnya, klip jarum skep terlalu mati-matian diturunkan. Untuk apa jarum skep diangkat, jika tidak dibarengi modifikasi yang lain?Ini membuat bahan bakar kian boros. Ingat, menurunkan satu klip ulir jarum skep, sama dengan membesarkan 3 step spuyer. Karburator makin deras memompa bahan bakar. Knalpot sampeyan pasti dibarengi asap hitam. Artinya, masih ada gas bakar mentah yang tidak ikut terbakar. Itu tandanya terlalu kaya bahan bakar
Jika asap ini nihil, ada bau bensin dan perih di mata. Ini karena jarum skep tadi. Juga, karburator kotor atau spuyer terlalu besar Coba kembalikan posisi jarum skep pada standarnya.
Pemakaian piston oversize 50 dengan alasan menaikkan posisi jarum skep, tidak masuk akal. Mestinya hanya spuyer yang dibesarkan satu step. Itu pun, hanya pilot jet.
Jika tidak bertenaga dan cuk harus ditutup, berarti memang dari posisi jarum skep itu. Atau silakan dicek sambungan leher angsa dengan karburator Jangan-jangan bocor udara yang gampang nyelonong itu memaksa cuk difungsikan.
Ganti jeroan karbu jangan sembarangan. Lihat dulu ukuran spuyer yang mau dipasang dan posisi jarum skepnya. Ini berisiko tenaga ngedrop akibat pasokan bensin terlalu irit atau malah berlebihan. Apalagi jeroannya palsu, semakin kacau setelannya. Soal ini pernah ditulis di Em-Plus edisi 63.

0 komentar:

Poskan Komentar