
Tanya :
Yang mau ditanyakan:
- Kenapa saat motor hidup, mesin tidak mau langsam, (stationer) bahkan tersendat?
- Saya tanya ke bengkel, supaya stationer bagus harus pakai pulser. Apa itu betul?
- Kenapa saat start atau menghidupkan mesin sangat susah? Padahal sudah diservis ke bengkel.
Jawab :
- Masalah ini biasa menimpa CB yang memakai CDI Suzi RC100. Gejala lainnya, sulit distart, back fire (nembak), kick starter balik keras, dan ogah stationer. Ini terjadi lantaran timing pengapiannya nggak tepat. Piston sudah naik 20 derajat sebelum TMA, tapi busi belum menembak juga. Timing magnet tidak pas, sehingga perintah sepul pengapian untuk mengirim arus listrik ke CDI telat. Untuk mengatasinya, mekanik biasa memajukan waktu pengapian. Posisi timing magnet di poros kruk-as wajib diubah. Bergesernya sekitar 15 derajat (berlawanan arah jarum jam) dari posisi Top (T) standar yang tertera di magnet. Untuk menggeser magnet, spi penahan harus dilepas dan baut pengikat dikencangkan lebih kuat. Kalau mau lebih presisi, silakan gunakan timing light.
- Menggunakan CDI pakai pulser memang bisa stationer. Tapi sobat juga harus cari tahu derajat waktu pengapian untuk penempatan pulser. Kalau salah ya percuma juga. Sebaliknya, bila posisi magnet buat CDI RC100 tepat, mesin bakal stationer dengan mulus.
- Kalau penempatan magnet belum tepat, mau dibawa ke bengkel manapun percuma. Mending benahi dulu pengapiannya seperti cara di atas. Dijamin motor mudah hidupnya.
0 komentar:
Poskan Komentar